escape

October 10, 2009

Galungan – Kemenangan Dharma vs Adharma, siapa yg berperang?

Filed under: BALI, Kritik, LEARN — Tags: , , , , — dewa landung @ 8:12 AM

Galungan merupakan salah satu hari besar umat Hindu yang dirayakan tiap hari Buda Kliwon Dungulan dalam sistem penanggalan Bali. Pagi hari saat perayaan Galungan kita seperti merasakan puncak keindahan Bali. Tiap rumah tangga akan melakukan pemujaan, aroma harum dupa yang dibakar, kidung-kidung pemujaan dinyanyikan dengan hati yang tulus. Anggota keluarga berkumpul bersama melaksanakan upacara.  Penjor menjulang tinggi-tinggi menghiasi pinggiran jalan. Orang-orang lalu lalang dengan pakaian adat, bukan pakaian India, bukan Arab, apalagi Malaysia, tapi pakaian adat orang Indonesia – pakaian adat orang Bali.

Apa sesungguhnya yang dirayakan dalam Hari Raya Galungan? Pengertian yang umumnya dimiliki masyarakat adalah perayaan atas kemenangan antara Dharma melawan Adharma. Kebaikan melawan keburukan. Namun terdapat penjelasan yang menarik mengenai hari raya Galungan dalam lontar kuno Sunarigama. Kutipannya adalah sebagai berikut:

“Budha Kliwon Dungulan Ngaran Galungan patitis ikang janyana Samadhi, galang apadang maryakena sarwa byapaning idep”

“Rabu Kliwon Dungulan namanya Galungan, arahkan bersatunya rohani supaya mendapatkan pandangan yang terang untuk melenyapkan segala kekacauan pikiran”

Penjelasan ini sungguh berbeda dengan jargon kemenangan Dharma melawan Adharma yang selama ini melekat di masyarakat. Yang dititikberatkan dalam Sunarigama adalah pengendalian pikiran dan penyatuan rohani. Dalam pengendalian tidak ada istilah menang atau kalah. Yang ada hanyalah berdamai dengan apa yang kita pikirkan, berdamai dengan apa yang kita rasakan, berdamai dengan sang jiwa. Bukankah segala bentuk kekacauan hanya dapat dihilangkan dengan jalan berdamai, apapun itu bentuknya termasuk juga kekacauan pikiran.

Berdamai dan tersenyumlah, apalagi yang harus diributkan. Apalagi yang harus dikhawatirkan, apalagi yang harus disesali. Satukan semua elemen diri dalam kedamaian. Tanpa peperangan, tanpa perlawanan. Saat semua ini terlaksana, saya ucapkan selamat datang di kerajaan Tuhan.

2 Comments

  1. wah, sudut pandang baru soal galungan. setauku jg orang2 pd bilang galungan adalah perayaan kemenangan dharma atas adharma. tp ini ternyata berbeda.

    eniwei baswei, met galungan. damai selalu..

    Comment by a! — October 13, 2009 @ 8:33 AM

    • Terima kasih mr A🙂
      Mudah2an bisa memberi perspektif baru (sebenarnya lama sih) hihi…

      Comment by dewa landung — October 28, 2009 @ 7:10 AM


RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: