escape

February 20, 2010

About me and who am i going to be

Filed under: Anyone Conversations, Book Review, Self Conversations — Tags: , , , — dewa landung @ 12:50 AM

Bagaimana aku dapat memulainya?

Jadilah terang dunia, dan jangan mengotorinya. Cobalah membangun, jangan membinasakan.

Bawalah umatKu pulang.

Bagaimana caranya?

Dengan teladanmu yang memancar. Kejarlah kesalehan. Bicaralah hanya yang benar. Bertindaklah hanya dalam cinta.

Hiduplah dalam Hukum Cinta sekarang dan selamanya. Berikan segalanya, jangan menghendaki apa pun.

Hindari yang bersifat duniawi.

Jangan menerima yang tidak dapat diterima.

Ajarilah semuanya yang berupaya belajar tentang Aku.

Jadikan setiap saat dalam hidupmu itu curahan kasih sayang.

Gunakan setiap saat untuk memikirkan pemikiran yang tertinggi, melakukan tindakan yang tertinggi. Di dalamnya, muliakan Dirimu Yang Kudus, dan dengan demikian, memuliakan Aku juga.

Bawalah damai ke Bumi, dengan membawa damai kepada semua yang kehidupannya Engkau sentuh.

Jadilah damai.

Dalam setiap saat, rasakan dan ungkapkan Hubungan Ilahimu dengan Semuanya, dan dengan setiap orang, tempat, dan benda.

Rangkullah setiap situasi, akui setiap kesalahan, bagikan setiap kegembiraan, renungkan setiap misteri, rasakan penderitaan orang lain, maafkan setiap pelanggaran (termasuk pelanggaranmu sendiri), pulihkan setiap hati, hormati kebenaran setiap orang, hormati Tuhan setiap orang, lindungi hak-hak setiap orang, lestarikan martabat setiap orang, promosikan kepentingan setiap orang, berikan kebutuhan setiap orang, harapkan kesucian setiap orang, berikan hadiah terbesar kepada setiap orang, berikan berkat kepada setiap orang, dan nyatakan jaminan masa depan bagi setiap orang ada dalam cinta Tuhan yang meyakinkan.

Jadilah teladan yang hidup dari Kebenaran Tertinggi yang bersemayam di dalam sanubarimu.

Berbicaralah dengan rendah hati tentang dirimu sendiri, jangan sampai kesalahan seseorang itu menjadi Kebenaran Tertinggi bagi bualanmu.

Berbicaralah dengan pelan, jangan sampai seseorang berpikir kamu semata ingin diperhatikan.

Berbicaralah dengan lembut, hingga semua orang akan mengenal Cinta.

Berbicaralah dengan terbuka, jangan sampai ada yang mengira ada yang kamu rahasiakan.

Berbicaralah dengan terus terang, supaya kamu tidak disalahpahami.

Berbicaralah dengan hormat, supaya tak ada yang merasa tidak dihormati.

Berbicaralah dengan kasih sayang, supaya setiap suku kata dapat menyembuhkan.

Berbicaralah tentangKu, dalam setiap ucapanmu.

Jadikan hidupmu karunia. Ingatlah selalu, kamulah karunia itu!

Jadilah karunia bagi setiap orang yang memasuki kehidupanmu, dan bagi setiap orang yang kehidupannya kamu masuki. Berhati-hatilah agar jangan sampai memasuki kehidupan orang lain apabila kamu tidak dapat menjadi karunia.

(Kamu selalu dapat menjadi karunia, karena kamu senantiasa adalah karunia – namun kadang kamu jangan membiarkan dirimu sendiri mengetahui itu)

Ketika ada yang memasuki kehidupanmu tanpa terduga, carilah karunia yang akan diterima orang yang telah datang kepadamu itu.

Luar biasa benar cara menjabarkannya.

Sebab apa lagi kamu pikir seseorang itu sampai datang kepadamu?

Kukatakan kepadamu: Setiap orang yang pernah datang kepadamu, telah datang untuk menerima karunia darimu. Dalam melakukan itu, ia memberikan karunia itu kepadamu – karunia dari pengalamanmu dan penggenapanmu tentang Siapa Dirimu.

Ketika kamu melihat kebenaran yang sederhana ini, saat kamu memahaminya, kamu akan menyaksikan karunia yang terbesar dari semuanya:

TIDAK ADA YANG KUKIRIMKAN KEPADAMU KECUALI PARA MALAIKAT

taken from : Conversation With God-13

Related Article: Freedom Forever

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: