escape

October 17, 2012

Nak Mula Keto

Filed under: BALI, Self Conversations — Tags: , , , — dewa landung @ 9:04 AM

“Nak mula keto” adalah Bahasa Bali yang secara sederhana berarti “memang begitu” atau “dari dulu memang begitu”. Frase ini dulu sering diucapkan oleh para orang tua di Bali. Bila si kecil atau para remaja bertanya ini itu, jawaban singkatnya adalah “Nak mula keto”. Case closed, tidak ada perdebatan lagi. Bertahun-tahun hal ini terjadi dan tatanan masyarakat Bali berjalan dengan sedikit sekali perdebatan meskipun miskin pengertian intelektual. Jadilah pulau yang damai, patuh, dan memiliki adat yang kuat. Semua berawal dari “Nak mula keto”.

Note: Pada masa orde baru pemerintah sangat menyukai Bali, konon karena program apapun yang dicanangkan sebagian besar berhasil dan sedikit mendapat perlawanan dari masyarakat Bali.

Kemudian lahirlah kaum intelektual muda, generasi kenapa begini kenapa begitu. Semua harus ada alasan, dasar logika, acuan sastra atau kitab suci. “Nak mula keto” menjadi cemoohan, orang yang mengucapkannya akan dianggap bodoh. Ketimbang dibilang bodoh, (more…)

Advertisements

October 16, 2012

Kenapa Saya Tidak Memakan Daging Sapi

“Kenapa kamu tidak makan daging sapi?” Pertanyaaan yang baru-baru ini masuk dalam daftar  Frequently Asked Question. Enggan menjawabnya karena bila dijawab dengan singkat pasti akan mislead sebaliknya bila dijawab panjang akan makan waktu dan saya sendiri malas memberi penjelasan panjang lebar. Malas dibilang menggurui, malas dibilang terlalu teoritis, akhirnya saya abaikan dengan jawaban “…memang -dari dulu sudah- begitu” dengan asumsi orang-orang  memahami konsep “nak mula keto”nya para tetua Bali.

Sayangnya saya sering kurang beruntung, seorang sahabat Bali pernah menjawab bahwa itu cuma dilakukan oleh orang-orang fanatik saja! Seorang family dengan enteng berkata, “Terlalu banyak aturan, ini ga boleh, itu ga boleh, kalo saya makan-makan aja semua. Semua ini kan diciptakan untuk kita. Makan aja!” sambil menyebutkan bahwa orang tuanya akan sebel bila melihat orang setipe saya alias berkomitmen tidak makan makanan tertentu.

Saya terhentak dan sadar, ternyata apa yang kita lakukan atau yakini kadang menyebalkan bagi orang lain, meskipun saya tidak merepotkan siapa-siapa. . Saya tidak menganggap makan daging sapi itu menjijikkan atau dengan muka mencemooh mengatakan, “daging sapi? Uuuueeekkkk jijik”, yang tentunya akan merusak selera makan para pemakan daging.I never complain if some of them serving food containing beef (more…)

October 12, 2011

Kirana = sinar; molek; cantik; elok

Filed under: Lyric, Self Conversations — dewa landung @ 11:20 AM

Kucoba memahami tempatku berlabuh

Terdampar di keruhnya satu sisi dunia

Hadir dimuka bumi tak tersaji indah

Kuingin rasakan cinta

Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usang sahaja kudamba kirana
Ratapan mulai usang nur yang kumohon
Kuingin rasakan cinta


Manis seperti mereka

Ayah bunda tercinta satu yang tersisa

Mengapa kau tiupkan nafasku ke dunia


Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta

Peluhku pun mengering menanti jawabmu


Tak akan pernah usai cintaku padamu

Hanya kata yang lugas yang kini tercipta
Kuingin rasakan cinta

Semakin jauh kumelangkah
Semakin perih jejak langkahku
Hariku pun semakin sombong


Meski hidup terus berjalan….

terus berjalan….

Kirana jamah aku, jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai yang dapat kucumbu

Ayah bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku ke dunia
Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta

Manis seperti mereka


Tulus seperti adanya
Suci seperti dirimu
Ingin rasakan cintamu

Kirana jamah aku, jamahlah rinduku
Tak akan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tersisa
Kuingin rasakan cinta

July 15, 2011

Guru

Filed under: Anyone Conversations, Words That Inspiring Me... — dewa landung @ 5:06 AM

Menemukan sebuah acuan,,, sengaja saya kutip dari blog Gede Prama bila suatu saat saya ingin tau guru-guru kehidupan seperti apa yang sedang saya hadapi…

Dari segi banyaknya noda, ada tiga jenis guru. Guru pertama ditandai dengan banyak noda (marah, iri, serakah). Guru jenis ini belum bercahaya. Malah berbahaya karena belajar spiritualitas tanpa upaya keras untuk melaksanakannya bisa menjadi penyebab bagi terlahirnya seseorang di alam bawah. Guru kedua sudah sedikit nodanya. Kendati ajaran belum membadan tetapi pelan perlahan cahaya ajaran mulai muncul. Guru ketiga, (more…)

June 3, 2011

Kutipan: “Burung Bersayap Sebelah”

Filed under: Anyone Conversations, Words That Inspiring Me... — Tags: — dewa landung @ 7:08 AM

Perhatikan atasan, jarang ada yang tidak pernah marah, terutama karena kemarahan kerap membuat organisasi teratur. Disamping itu, seperempat gaji atasan sesungguhnya biaya marah-marah. Semacam ongkos ke dokter bila nanti stroke.

Kendati demikian, kemarahan bisa dikelola, terutama bila manusia menemukan kebahagiaan dalam tidak menyakiti sekaligus banyak menyayangi. Perhatikan argumen seorang sahabat: when anger disappear enemies disappear. Ketika kemarahan menghilang, musuh juga menghilang.

Ada yang mencoba menghilangkan kemarahan dengan menendangnya, namun di jalan ini kemarahan tidak ditendang. Sejujurnya kemarahan adalah suara dari dalam. Asal diawasi, ia juga membimbing.

Perhatikan orang atau situasi yang menimbulkan kemarahan (more…)

January 29, 2011

Meditasi Untuk Remaja

Filed under: Anyone Conversations, LEARN — Tags: , — dewa landung @ 4:22 AM

Jika pengelompokan remaja dan orang dewasa dilakukan berdasarkan usia (berapa lama dia sudah hidup), maka remaja sebenarnya memiliki masalah yang sama dengan orang dewasa, objek permasalahan itu yg sedikit membedakannya. Beberapa menyarankan untuk mulai melakukan meditasi. Namun terkadang meditasi diidentikkan dengan duduk diam, tarik ulur nafas seperti layangan, dan kuat-kuatan duduk sehingga meditasi menjadi aktivitas yg membosankan bagi remaja.

Dalam blognya, Gede Prama berbagi tulisan tentang aktivitas meditasi yang telah beliau lakukan bersama 80 orang remaja di Bali (sayang sekali kenapa hanya di Bali). Artikel yang sangat menarik dan patut dibaca tidak hanya oleh remaja namun juga orang dewasa (dari segi usia). Luangkan waktu anda sejenak untuk membaca artikel ini di gedeprama.blogdetik.com

Happy reading, semoga bermanfaat

Mengendalikan Kemarahan Saat Dimarah

Filed under: Anyone Conversations, LEARN — Tags: , — dewa landung @ 4:09 AM

Juniati, sebagaiamana diuraikan dalam ringkasan meditasi ini, kemarahan jangan dikendalikan apa lagi diperangi. itu hanya akan menciptakan ketegangan baru di dalam. akar dr kemarahan krn kita di dalam serupa “jerami terbakar” (pikiran negatif, mudah tersinggung, sensitif berlebihan, tidak bisa menahan diri dll). dibandingkan meyalurkannya ke orang lain, lebih baik menyirami jerami di dalam yg terbakar dg cara seperti ini:

1. kemarahan adalah salah satu energi di dalam, tdk bisa dibuang sepenuhnya. cuman, agar tdk destruktif anda perlu mengimbanginya dg energi lainnya yakni kesadaran. disamping kesadaran, energi lain yg bisa jadi pengimbang adalah kesabaran
2. mengganti judul orang yg membuat kita marah dari ‘orang jahat’ menjadi orang ‘menderita’. sebab siapa saja yg sedang marah sesungguhnya sedang menderita. bila begitu cara memandangnya, nafsu memarahi hilang diganti dengan energi kasih sayang
3. dari segi spiritual, orang marah adalah guru sesungguhnya. seperti amplas yg menghaluskan kayu yg mau jadi patung, seperti itulah guna mereka di jalan spiritual. bila begini cara memandangnya, kita berterimakasih (tidak jadi marah) pada orang2 yg memaki. :) Tks

sumber: comment Gede Prama

January 14, 2011

The Beauty of Islam

Filed under: Anyone Conversations — Tags: — dewa landung @ 4:24 PM

Matur nuwun Mbak Ani! Anda sudah mulai melihat lentera kecil dalam hati guru yg Anda jumpai. teruslah berjalan dengan penuh keikhlasan dibimbing lentera tadi. karena Anda Islam, saya segarkan ingatan Anda kembali, puncak perjalanan di Islam – sejauh yg saya tahu – adalah kepasrahan yg total. saya juga berbahagia Anda bisa memasuki pemahaman sedalam ini. Tks

Mr.Gede

December 28, 2010

Compulsion

Filed under: Self Conversations — Tags: — dewa landung @ 7:23 AM

This day, Thrinh, my learning partner post a topic “Busy life or simple life” on the group. It’s a very interesting topic. What happening at this time is, even on Sunday i still feel busy, the laundry, phone call, social network, the temple, family, friends, even recreation plan make me feel rush….  I’m dreaming of the day when i wake up in the morning, have enough time to take a cup of tea, kiss a flower, do anything i like without any plan or a must… i need a simple life…! not a busy life!

When i’m trying to write it down and read it repeatedly before post it (hehe ^_^  the beginner on English usually doing this),   suddenly i realize  that when we talk about simple life, it’s not about “leave me alone” stuff,  it’s more about doing anything we like without any compulsion…and sometimes the compulsion came from our own self, actually it came from our own mind. In the end of the day I ask my self  about things i have done during the day? and hey,,, i’m not doing anything… but why  i always feel busy? So  silly, isn’t it?

December 3, 2010

Comment Mr. Gede 30 Nov 2010

Filed under: CONVERSATIONS, Self Conversations — Tags: — dewa landung @ 1:56 AM

Bagus sekali Dewa Landung bila Anda mendapat bagian Bhagavad Gita yang ini…”Yours and mine, Big & small…erase these ideas from your mind. Then everything is yours and you belong to everyone”….

ada guru berpesan, tatkala Anda melihat buku suci, sesungguhnya engkau sedang melihat dirimu sendiri. Dan Anda bila ketemu bagian buku suci yang ini, sebuah feed back Anda berbakat, Anda diundang utk masuk lebih dalam melalui pelaksanaan keseharian. begitu menyangkut keseharian, hanya kasih sayang yg menyembuhkan sekaligus menghubungkan. Tks

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.